Postingan

Pertanyaanku Tentang Seseorang

Ini masalah perasaanku yang tak kunjung usai pada seseorang. Terkadang aku berfikir apasih arti seseorang? maksudku arti sesorang yang dirasa begitu special dalam hidup kita. Aku berbicara mengenai seorang lelaki yang saat itu memperhatikanku dari ujung kaki hingga ujung kepalaku dan berani menyapaku, ketika turun hujan begitu lebat dan aku menepi di sebuah toko yang saat itu tutup. Dalam hatiku berkata ada hak apa dia berbuat demikian? apakah ada yang salah denganku? ah berani beraninya dia. Ternyata dia tak seperti apa yang aku fikirkan. dia hanya mengingatkan tali sepatuku yang tak terikat sempurna, takut aku jatuh katanya. yaampun, ternyata fikiranku yang terlalu over, ternyata dia baik. Itu awal mula aku bertemu dengannya, mungkin jika bisa aku akan berterima kasih pada hujan yang saat itu jatuh. percakapan semakin panjang, yang awal mulanya saling pandang tapi saat itu menceritakan kehidupa masing masing. sialnya hujan berhenti, ingin rasanya hujan sampai besok saja. tapi ...

Pengalaman yang Takkan Pernah Ku Lupakan

Gambar
Widya Çastrena Dharma Siddha ingin sedikit bercerita bagaimana bisa anak manja ini menjadi seorang resimen mahasiswa :) sebelumnya saya akan menjelaskan apa itu resimen mahasiswa Resimen Mahasiswa  (disingkat Menwa ) adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan untuk mempertahankan NKRI sebagai perwujudan Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Menwa juga merupakan salah satu komponen warga negara yang mendapat pelatihan militer (unsur mahasiswa). Markas komando satuan Menwa bertempat di perguruan tinggi di kesatuan masing-masing yang anggotanya adalah mahasiswa atau mahasiswi yang berkedudukan di kampus tersebut. Menwa merupakan komponen cadangan pertahanan negara yang diberikan pelatihan ilmu militer seperti penggunaan senjata, taktik pertempuran, survival, terjun payung, bela diri militer, senam militer, penyamaran, navigasi dan sebagainya. Awal mula aku mengikuti ini sempat ragu, apa bisa anak manja seperti ini bisa?...

My Love Story ♥

Hanya ingin berbagi cerita 😊 Ini kisah real apa yg aku alami. Awal mula aku kenal sama dia lewat medsos, kita saling chat seperti biasanya teman dengan teman, di suatu waktu ada yg beda dari sikap dia, mulai perhatian tapi dalam konteks yg menuju ke arah lebih serius yaa kurang lebih ke arah perhatian dari seseorang ke pacarnya. Oh iyaa, kita beda agama. Aku muslim, dia khatolik. Tapi kita sama sama tau ko. Singkat cerita dia minta aku jadi pacarnya. Awalnya aku ragu, soalnya kita baru kenal juga beberapa hari, takut disakitin juga atau yaa istilahnya takut main main. Positif thinking, aku coba nerima dia, tapi dengan ctatan aku berusaha jadi yg terbaik. Kita berdua ngejalani long distance relationship,aku di jawabarat sedangkan dia di jawatengah, dan ternyata ga se seram apa yg orang lain ceritakan yg "katanya" ga bakal bertahan lama. Kita pegang satu prinsip yaitu adanya rasa saling percaya satu sama lain. Sebagai pasangan tentunya ada keinginan buat ketemu yaaa seengga...

Perempuan

Mereka bilang “ Perempuan itu pemilik kekuatan di dalam kelemah lembutannya. Pemilik tubuh indah yang mengundang pesona setiap lelaki. Beribu bait puisi dari beribu abad menetas dari kehadiran mahluk ALLAH bernama perempuan ” iya perempuan adalah kata lain dari kelembutan. T api benarkah bahwa itu berlaku untuk semua perempuan, ternyata tidak, ada perempuan yang berdalih penyamarataan hak, mampu berteriak bahkan membentak dengan alasan agar tidak terinjak injak bahasa sahabat saya “ kalau laki laki teriak pas marah, kita harus lawan De, dia teriak kita teriak biar gak diinjak injak ” masya ALLAH. Benarkah harus berteriak agak tak terinjak injak? bukankah kekerasan tidak sepatutnya dibalas dengan kekerasan, sudah terlalu lelahkah menjadi lembut sehingga untuk meminta disamaratakan haknya saja harus sama sama ikut teriak, harus sama saling cakar, saling melempar handphone  :(  ah !! kan bisa dengan berkata lemah lembut, kan bisa dengan diam, ka...